Wakaf Distribution Center Perkuat Kemandirian Pangan Masyarakat

Wakaf Distribution Center Perkuat Kemandirian Pangan Masyarakat

mediasumutku.com| MEDAN- Beragam ikhtiar untuk mewujudkan kemandirian pangan umat terus dilakukan oleh Global Wakaf-ACT (Aksi Cepat Tanggap) di sepanjang tahun 2020 ini. Upaya ini diperkuat dengan kehadiran Wakaf Distribution Center kedua yakni di Jombang, Jawa Timur.

Presiden Global Wakaf-ACT N. Imam Akbari mengatakan, Wakaf Distribution Center memiliki fungsi lebih dari sekadar gudang pangan. Pertama, Wakaf Distribution Center adalah perwujudan spirit Baitul Maal Wakaf, yang membantu masyarakat prasejahtera untuk terus bisa hidup dan dapat kebutuhan utamanya.

Kedua, sebutnya, Wakaf Distribution Center adalah ekosistem wakaf, bagian dari amal jariah yang terus berlanjut pahalanya bahkan saat kematian. Ketiga, Wakaf Distribution Center bukan hanya sekedar bangunan, melainkan layanan terintegrasi.

Wakaf Distribution Center ini jelasnya, adalah layanan terintegrasi, pusat penyediaan pangan, logistik, hingga layanan kesehatan. Ini menjadi bagian dari ekosistem wakaf yang kami hadirkan.

“Di hulu, kami bekerja sama dan membina petani lokal dalam memproduksi beras. Beras-beras tersebut akan ditampung dalam gudang ini untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana, yang mana mereka adalah hilir dari ekosistem wakaf ini,” jelas Imam, Sabtu (26/12/2020).

Dijelaskannya, Wakaf Distribution Center yang diresmikan di Jombang ini mampu memiliki luas 1.200 meter persegi dan mampu menampung pangan dalam bentuk beras hingga 500 ton. Selain Beras Wakaf, ada juga Air Minum Wakaf serta bahan pangan lainnya. Kehadirannya di Jombang adalah untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat di Jawa Timur.

Eka Setyawati selaku Manager Global Wakaf-ACT menambahkan, Wakaf Distribution Center ini menjadi upaya pihaknya untuk menjaga kedaulatan pangan bangsa. Dimana, salah satu fungsinya adalah mendistribusikan bantuan pangan secara merata dan terorganisir untuk masyarakat prasejahtera, korban bencana, dan pesantren.

“Kenapa lokasinya di Jombang? Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat prasejahtera di Jatim, yang cakupan wilayahnya cukup luas,” terang Eka.

Operasionalisasi Wakaf DIstribution Center ini akan dikembangkan dengan konsep swalayan. Para penerima manfaat bisa memilih sendiri produk untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari, yang disesuaikan dengan anggarannya dan sistem operasional.

“Nantinya semua layanan di WDC dapat diakses dengan kartu member Waqf Card, dan Zakat Card,” ujarnya. (MS11)