HUT Tanjungbalai ke 400 Tahun, Jadikan Momentum Refleksi Diri

HUT Tanjungbalai ke 400 Tahun, Jadikan Momentum Refleksi Diri

mediasumutku.com | ASAHAN – Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai ke 400 tahun diperingati berbeda dari tahun sebelumnya. Tanpa perayaan, pesta maupun aneka perlombaan. Hari ulang tahun hanya ditandai dengan pelaksanaan paripurna istimewa di gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (28/12/2020).

Paripurna dipimpin oleh ketua DPRD Tanjungbalai, Tengku Eswin ST dan dihadiri Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial dan Wakil Wali Kota, Ismail.

Selain itu, turut hadir Forkopimda (Forum Kordinasi Pimpinan Daerah) Kota Tanjungbalai, seperti, Kajari Tanjungbalai Muhammad Amin Wakapolres Tanjungbalai Kompol Jumanto mewakili Dandim 0208 Mayor Inf. Indra Bakti, mewakili Danlanal TBA Kapt Laut PM. Marwansyah Damanik, Seketaris Daerah Kota Tanjungbalai Yusmada Siahaan, dan tamu undangan lainnya.

Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial dan Wakil Wali Kota Ismail serta para undangan hadir dengan mengenakan pakaian teluk belanga yang menjadi simbol adat dan budaya melayu sebagai ciri khas Kota Tanjungbalai.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Tanjungbalai, kami berterima kasih kepada para undangan yang hadir dan mengapresiasi kepada seluruh Forkopimda Kota Tanjungbalai telah ikut serta bersama-sama menciptakan situasi kondusif di Kota Tanjungbalai,” ujar Syahrial.

Selain itu, Syahrial juga berpesan, agar momentum hari jadi ini hendaknya dijadikan sebagai wahana reflektif untuk melakukan serangkaian evaluasi atas apa yang telah dilaksanakan dalam berkontribusi memberikan warna dan makna bagi perjalanan sejarah Kota Tanjungbalai.

“Walaupun kita akui, peringatan hari ulang tahun kota Tanjungbalai yang ke-400 pada tahun ini sangat berbeda dengan tahun. Biasanya, banyak perlombaan yang digelar. Namun, tahun ini kita masih dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan tentunya hal ini tidak hanya melanda negara kita Indonesia namun seluruh dunia,” ucapnya.

Syahrial berharap, meskipun dalam situasi seperti ini tidak menyurutkan semangat kita untuk meneruskan cita cita para leluhur kita yang sangat mulia yakni menjadikan Kota Tanjungbalai ini menjadi kota terbaik di Propinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, mewakiki masyarakat Kota Tanjungbalai, Arifin menyampaikan, masyarakat Kota Tanjungbalai pada hari ini merasa bersyukur karena Kotanya telah mencapai usia 400 tahun.

“Walaupun setelah 366 tahun baru di ketahui kelahirannya karena hari jadi Kota Tanjungbalai erat kaitannya dengan kelahiran sultan Abdul Jalil Rahmadsya,” ujarnya. (MS10)