Pagu Anggaran dari ABN Tahun 2020 Capai Rp39,83 Triliun

Pagu Anggaran dari ABN Tahun 2020 Capai Rp39,83 Triliun

mediasumutku.com| MEDAN- Pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara memiliki peran yang sangat signifikan dibandingkan dengan provinsi lain dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di pulau Sumatera. Dimana, pagu anggaran tahun 2020 untuk dana yang berasal dari Anggaran Belanja Negara ini adalah Rp39,83 Triliun.

Sekretaris Jendral Kementerian Keuangan Hadiyanto mengatakan, hingga 22 Desember 2020, Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Sumut telah direalisasikan sebesar Rp38,67 triliun atau 97,08 persen dari pagu anggaran tahun 2020.

“Untuk realisasi terbesar terletak pada transfer Dana Desa, dengan realisasi sebesar 99,82 persen atau Rp4,48 triliun. Sementara pagu anggaran untuk Dana Desa adalah Rp4,49 triliun,” katanya, Senin (28/12/2020).

Dilihat dari besar nominalnya, realiasi terbesar adalah transfer Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp22,93 triliun atau 99,15 persen dari pagu anggaran. Adapun, pagu anggaran DAU Sumut untuk tahun ini adalah Rp23,13 triliun.

“TKDD sangat efektif dalam membantu daerah untuk membangun berbagai prasarana infrastruktur dasar. Ada sembilan proyek infrasutruktur hasil output dana TK DD Sumut tahun anggaran 2020,” jelasnya.

Kesembilan proyek tersebut diantaranya pengadaan sambungan air minum ke 16.860 rumah, rehabilitasi jaringan irigasi seluas 7.538 hektare, pengadaan sarana dan prasarana medis sebanyak 12.367 unit.

Selanjutnya, pembangunan sanitasi sebanyak 3.994 unit, pembangunan atraksi wisata sebanyak 162 unit, renovasi rumah dinas guru sebanyak 122 unit, pembangunan prasarana belajar sebanyak 3.769 ruang, bantuan pembangunan rumah layak huni sebanyak 2.959 unit, serta pembangunan dan peningkatan jalan desa srategis sepanjang 27 kilo meter.

Menurut Hadiyanto, Sumatra Utara memberi andil sebesar 23,82 persen dari total share Produk Domestik Bruto (PDRB) Provinsi di Pulau Sumatra pada kuartal III tahun 2020. Hal ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi Sumatra Utara sangat mempengaruhi perekonomian Pulau Sumatra. (MS11)