Awal Tahun Baru 2021, Pasar Keuangan Berpeluang Turun

Awal Tahun Baru 2021, Pasar Keuangan Berpeluang Turun

mediasumutku.com| MEDAN- Banyak kinerja bursa saham di dunia yang ditutup merah pada saat menjelang tahun baru 2021. Sehingga, pada dasarnya sentimen di awal pekan ini tidaklah jauh berbeda dengan kondisi pasar keuangan saat penutupan akhir tahun.

“Namun, ada potensi di awal pekan ini kinerja IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) akan membaik dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya,” kata analis keuangan Sumut, Gunawan Benjamin, Minggu (3/1/2021).

Dari beberapa sentimen yang ada di pasar keuangan. Data pertumbuhan ekonomi Singapura, inflasi nasional serta sejumlah data lain memungkinkan terjadinya penguatan pada pasar keuangan.

“Hanya saja yang menjadi persoalan seberapa jauh IHSG dan Rupiah akan menguat. Mengingat sentimen pasar keuangan di awal pekan ini tidaklah begitu banyak,” ujarnya.

Kabar dari tanah air yang bisa menopang kinerja pasar keuangan adalah adanya pemuihan sektor manufaktur Indonesia selama desember 2020.

Hanya saja, kata Gunanwan, data tersebut tidak sepenuhnya didukung oleh data-data lainnya karena memungkinkan terjadinya tekanan. China data manufakturnya juga akan dirilis di awal pekan ini.

Dan data tersebut selama bulan desember diperkirakan akan memburuk. Meksipun terbilang sangat tipis penurunannya.

“Jadi saya melihat potensi pergerakan IHSG di awal pekan ini akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat. Meskipun selama sepekan kedepan, IHSG bisa saja akan mengalami tekanan karena sejumlah data penting lain dari banyak Negara yang akan dirilis berpotensi memburuk,” jelasnya.

Untuk kinerja mata uang Rupiah,saya melihatnya akan bergerak dalam rentang 14.000 hingga 14.150 per US Dolar. Mata uang Rupiah diyakini masih akan bergerak dalm rentang angka yang tidak terlalu lebar.

“Awal tahun 2021 mungkin bukan menjadi kabar yang baik bagi para investor. Karena awal tahun ini masih ada beberapa masalah mendasar yang menghambat kinerja pasar keuangan,” pungkasnya. (MS11)