Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan STIKes Indah Medan Ikuti Capping Day

Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan STIKes Indah Medan Ikuti Capping Day

mediasumutku.com| MEDAN-Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indah Medan, menggelar Capping Day (pemasangan topi perawat) kepada mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan di Ballroom Kampus STIKes Indah jalan Saudara Ujung, Medan, Kamis (25/3/2021).
Gunawan yang mewakili Ketua STIKes Indah Medan, mengatakan, para mahasiswa yang di Capping Day ini merupakan angkatan XIX dan telah mengikuti pelajaran teori selama 1 semester di Kampus.
“Setelah Capping Day, para mahasiswa ini baik Prodi Keperawatan, Kebidanan dan Prodi Farmasi STIKes Indah Medan akan melakukan praktek di Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik dan lainnya,” ujarnya.

Disebutkannya, selama pembelajaran satu semester, dari masing-masing Prodi, tiga mahasiswa mendapatkan predikat mahasiswa berprestasi. Untuk mahasiswa D3 Keperawatan yang berprestasi yakni, Alwiduri Putri Anggraini (IP 3,70), Reza Zilianda (IP 3,66) dan Firdaus (IP 3,64).
Kemudian D3 Kebidanan diantaranya, Khairunnisa (IP 3,65), Fitri Ayu Lestari (IP 3,57) dan Ainul Rahmadani (IP 3,52). Sedang Prodi Farmasi, Widya Nabila Nasution (IP 3,75), Indika Nurahma (IP 3,62) dan Riska Indah (IP 3,60).

“Ini kita lakukan dalam upaya memotivasi para mahasiswa lainnya untuk bisa berprestasi,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Indah Medan, dr. M Riski Ramadhan Hasibuan dalam sambutannya mengatakan, Capping Day ini amat penting bagi perjalanan akademik STIKes Indah Medan, terutama bagi para mahasiswa mahasiswi beserta keluarga, khususnya di Prodi D3 Keperawatan dan Kebidanan.

Dikatakannya, Capping Day ini merupakan langkah awal di dalam menciptakan tenaga kesehatan yang profesional. Untuk itu hendaknya seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin.
“Setiap mahasiswa hendaknya memiliki jiwa penolong dalam memberikan pelayanan kepada orang lain dan harus benar benar dilaksanakan dengan sepenuh hati. Para mahasiswa perlu juga membangun karakter sehingga terbentuk tenaga kesehatan yang handal,” sebut Riski yang juga Ketua DPRD Serdang Bedagai.
Menurut dr Riski, mahasiswa harus memiliki disiplin, karena nantinya ketika selesai dari pendidikan di STIKES Indah Medan, para mahasiswa akan dihadapkan pada tantangan dinamika masyarakat yang terus berkembang. Apalagi, di situasi pandemi Covid-19, sehingga tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam hal penanganan Covid-19.
“Tantangan tersebut haruslah disikapi dengan peningkatan pengetahuan dan pengembangan diri yang dilakukan secara terus menerus,“ ujar politisi muda dari Partai Gerindra tersebut.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pembina Yayasan Indah Medan, Abdul Haris Hasibuan, Ketua Prodi Farmasi Drs. Mustafa Ridwan, Ketua Prodi Keperawatan dan Kebidanan serta para tenaga pengajar. (MS6)