Empat Pilar Pembangunan di Asahan Alami Penurunan

Empat Pilar Pembangunan di Asahan Alami Penurunan

mediasumutku.com | ASAHAN-Akibat pandemi Covid-19, capaian indikator kinerja pembangunan sesuai dengan empat pilar pembangunan Kabupaten Asahan pada tahun 2020 mengalami penurunan yang signifikan.

Penurunan itu terjadi pada bidang infrastruktur yaitu, arah kebijakan pembangunan pada tahun 2020 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ditargetkan dalam kondisi baik 30 persen. Namun, target yang telah direncanakan pada dokumen RPJMD hanya tercapai sebesar 28,44 persen.

“Hal itu dikarenakan terjadinya refocusing anggaran pada tahun 2020 untuk biaya percepatan penanganan pandemi Covid-19,” kata Bupati Asahan, Surya saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Asahan tahun 2020 pada paripurna bersama DPRD Asahan, Senin (29/3/2021).

Rapat paripurna tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Ketua dan Wakil Ketua serta anggota DPRD Asahan, Forkopimda Kabupaten Asahan, Sekda Asahan, para Asisten dan OPD Pemkab Asahan.

Rapat paripurna dibuka langsung Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Baharuddin sekaligus melakukan pembentukan panitia khusus untuk pembahasan LKPJ Bupati Asahan tahun anggaran 2020.

“LKPJ Bupati Asahan tahun anggaran 2020 ini merupakan agenda pertanggungjawaban Bupati tahun kelima pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan tahun 2016-2021.Dalam menjalankan kebijakan pembangunan pada tahun 2020 bangsa kita menghadapi berbagai cobaan yaitu dengan peristiwa pandemi covid-19 dan ini tentu mempengaruhi penanganan pembangunan hampir semua sektor,” jelasnya.

Disebutkan, capaian indikator makro tahun 2019 dan proyeksi capaian tahun 2020 seperti jumlah penduduk Kabupaten Asahan mengalami pertumbuhan sebesar 0,72%. Dari kondisi ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,64% dan tahun 2020 sebesar 0,21%.

Sementara itu angka Indeks Pembangunan Manusia(IPM) Kabupaten Asahan tahun 2019 sebesar 69,92% dan tahun 2020 lalu menjadi 70,29%. Angka IPM mengalami pertumbuhan 0,53%. Sedangkan untuk Angka kemiskinan Kabupaten Asahan mengalami penurunan dari 9,68% tahun 2019 menjadi 9,04% pada tahun 2020. (MS10)