Jasad TKI Yang Tewas di Malaysia Dalam Perjalanan Pulang

Jasad TKI Yang Tewas di Malaysia Dalam Perjalanan Pulang

mediasumutku.com | ASAHAN– Jasad Ahmad Yunus Dalimunthe (39), pekerja migran yang tewas ditikam di Perak, Malaysia pada Sabtu (13/3/2021) lalu akhirnya sudah bisa dibawa pulang ke tanah air. Saat ini, jasadnya dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya untuk diserahkan ke keluarga dan dimakamkan di Desa Air Joman Asahan, Sumatera Utara.

“Kita selama ini tetap memproses dan berupaya mengkoordinasikan kepulangannya bersama KBRI di Malaysia. Alhamdulillah hari ini diperkirakan sudah sampai,” kata Edy Catur Prasetyo, Kepala Seksi Penempatan dan Pasar Kerja, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (31/3/2021).

Catur menjelaskan, upaya pemulangan terhadap warga Asahan tersebut terkendala karena menunggu kepastian proses hukum pada aparat kepolisian di sana mengingat kematian korban dengan kasus pembunuhan. Setelah itu, barulah jasad korban diserahkan ke pemerintah Indonesia melalui KBRI dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Kita (Pemkab) yang bermohon ke KBRI karena dia termasuk TKI ilegal jadi kita urus permohonannya dan direspon KBRI. Surat pasti kepulangannya itu kita terima hari Senin jadi hari ini sudah dijemput dan dalam perjalanan pulang,” ujarnya.

Sebelumnya, keluarga Yunus mengaku, pasrah karena tak punya biaya untuk menjemput jenazah. Keluarga menyebut pemulangan terkendala urusan keimigrasian karena Yunus bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di Malaysia secara illegal sejak tahun 2017 dan tidak pernah pulang. Keluarga lalu mendapat kabar Yunus dibunuh oleh sesama rekan TKI di sana.

“Saya dapat telepon dari kawannya hari Sabtu malam. Katanya Abang (korban) kena tikam di dadanya sampai meninggal. Yang nikam ini kawan satu kerjaannya juga,” kata istri korban, Sutiah (38), kepada wartawan di rumahnya, Dusun II Desa Air Joman, Asahan, Senin (15/3) lalu. (MS10)