Satu Minggu, Pendapatan E-Parking Capai Rp10Juta

Satu Minggu, Pendapatan E-Parking Capai Rp10Juta

mediausmutku.com|MEDAN-Selama satu Minggu, sejak 28 Maret lalu diluncurkan, pendapatan yang dihasilkan dari E-Parking mencapai sekitar Rp10 juta. Pendapatan tersebut langsung masuk ke kas Pemerintah Kota Medan.

“Jadi bersih masuk tanpa ada kebocoran. Jadi E-Parking sesuai perintah pak wali sejauh ini bisa dibilang lancar dan masyarakat mulai terbiasa,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, Sabtu (10/4) kemarin.

Seperti diketahui, setelah Kesawan City Walk diresmikan Walikota Medan Muhammad Bobby Nasution Afif Nasution, kemudian diikuti rekayasa lalu lintas (lantas) yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Meda (lantas) di Jalan Ahmad Yani Medan. Setiap malam hari Jalan Ahmad Yani bebas dari kendaraan bermotor sekaligus menjadi wahana baru bagi para pedestrian dan UMKM.

Sampai saat ini, E-Parking masih uji coba. Maka titiknya pun baru di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga jalan Balai Kota. Di sana terdapat sekitar 30 petugas Dinas Perhubungan yang sigap membantu masyarakat yang akan membayar parkir kendaraannya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar menyebutkan, dalam menjalankan E-Parking, petugas dilengkapi dengan badge yang menjadi barcode untuk membayar tarif parkir. Dan masyarakat bisa menggunakan sejumlah aplikasi pembayaran non tunai yang dimiliki di smartphone-nya.

“Secara bertahap memang nanti satu kota Medan bakal E-Parking. Untuk itu saat ini kita sedang siapkan aspek legalnya. Dan kita harus sosialisasi lagi kepada semua pihak. Terlebih pak wali Bobby Nasution tak ingin ada kebijakan baru yang jadi masalah sosial. Jadi harus benar-benar diperhatikan,” kata Iswar.

Dengan berlakunya E-Parking Bobby Nasution tak ingin ada masyarakat yang justru jadi pengangguran. Maka itu, meskipun kelak E-Parking telah diterapkan di banyak titik parkir, para jukir yang selama ini bertugas akan tetap diberdayakan.

“Tapi tentunya harus dengan SOP yang sudah ditentukan Pemko Medan, dan mereka harus ikuti itu. Semua bagi hasilnya harus jelas dan akurat,” pungkas Iswar. (MS7)