Puasa, Momen Pembelajaran Untuk Memperbaiki Diri

Puasa, Momen Pembelajaran Untuk Memperbaiki Diri

mediasumutku.com|MEDAN-Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengungkapkan, dari sebelas bulan terdapat satu bulan untuk umat islam berpuasa, karenanya ibadah puasa ini harus menjadi pengingat untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik lagi kedepanya.

“Dari 11 bulan kita melakukan rutinitas, hanya 1 bulan kita diminta untuk menjalankan ibadah puasa sebagai pengingat kita untuk memperbaiki diri, kita juga harus dapat mengambil hikmah dari bulan suci Ramadhan ini,”kata Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution saat memantau secara langsung rukyatul hilal penentuan awal Ramadhan 1442H/ 2021 M dari ruang Observatorium Ilmu Falak (OIF) Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dijalan Denai, Kecamatan Medan Denai, Senin (12/4/2021).

Disamping itu Walikota Medan juga berpesan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemko Medan untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai pembelajaran agar lebih maksimal dalam menjalankan tugas sebagai ASN Pemko Medan.

“Di bulan Ramadhan ini harus ada perubahan dalam bentuk kinerja dan pelayanan masyarakat sehingga apabila bulan ini telah kita tinggalkan ada keberkahan yang kita proleh”pesan Wali Kota Medan.

Dia juga menghimbau, kepada masyarakat yang tidak menjalankan puasa agar menghormati saudara-saudara yang menjalankan ibadah puasa.

“Saya menghimbau kepada masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa agar menghormati saudaranya yang berpuasa.”himbau Wali Kota Medan.

Sementara itu, Rektor UMSU, Prof.Dr. Agussani, menjelaskan, pengamatan rukyatul hilal ini merupakan kerjasama antara Pemko Medan dengan Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU serta sebagai bentuk kontribusi UMSU dalam membantu Pemko Medan.

Kedepanya Agussani berharap, ruang observatorium ilmu falak yang menjadi kebanggaan dari UMSU ini dapat digunakan sebagai tempat penelitian dan pengamatan.

Sebelumnya Bonggal Ritonga, perwakilan dari Kakan Kemenag Kota Medan dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan rukyatul hilal ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dalam kegiatan keagamaan termasuk penetapan awal Ramadhan. Hasil observasi ini nantinya akan dilaporkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia. (ms7)