Pemerintah Indonesia Bersiap Membuat Ekosistem Digital Nasional

Pemerintah Indonesia Bersiap Membuat Ekosistem Digital Nasional

mediasumutku.com| MEDAN- Tren bekerja dari rumah atau work from home (WFH) ikut membantu akselerasi transformasi digital, tidak hanya di Asia Pasifik tetapi di seluruh dunia.

Terkait upaya ke depan, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia, Johnny G. Plate, mengatakan, pemerintah Indonesia bersiap membuat ekosistem digital nasional dengan fokus pada penguatan infrastruktur digital, masyarakat digital, dan ekonomi digital. Pemerintah juga mendukung terciptanya ekosistem digital inklusif

“Era digital baru ini menciptakan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas masyarakat Indonesia, dan menjadi landasan untuk bangkit dari dampak Covid-19,” ujarnya pada acara webinar Government Experience Day 2021 yang diselenggarakan Alcatel-Lucent Enterprise, Sabtu (17/4/2021).

Ia juga menekankan, pentingnya pembangunan kapasitas SDM digital di Indonesia untuk mendukung transformasi digital.

“Kita memerlukan strategi yang komprehensif agar masyarakat memiliki kesadaran akan manfaat dari transformasi digital,” ujar Johnny.

Pierre Samson, Senior VP Alcatel-Lucent Enterprise, APAC, saat membuka webinar mengatakan, Asia Pacific (APAC) Government Experience Day 2021, sebuah event virtual yang membahas peran transformasi digital dalam roadmap pemulihan ekonomi.

“Pandemi mendorong percepatan transformasi digital di seluruh lapisan masyarakat di dunia. Sejak tahun lalu, pemerintah dan pelaku bisnis melakukan berbagai inovasi agar tetap bertahan dan menjaga agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Tahun ini diperkirakan menjadi tahun kebangkitan di berbagai sektor dan kami berharap PDB negara-negara di Asia Pasifik bisa naik sekitar 3-8 persen,” kata Pierre.

Fatima Elleouet, Head of Business Development Government, Alcatel-Lucent Enterprise, mengatakan, pandemi telah mendorong percepatan transformasi digital secara signifikan. Sebuah survei dari McKinsey menyatakan produk atau layanan yang beralih ke digital bahkan mengalami percepatan antara 7 – 10 tahun. Tren bekerja dari rumah (WFH) ikut membantu akselerasi transformasi digital, tidak hanya di Asia Pasifik tetapi di seluruh dunia.

Pentingnya edukasi mengenai manfaat transformasi digital juga diungkap oleh Dirk Dumortier, Head of Business Development Smart City and Healthcare, ALE APAC. Menurutnya, bila masyarakat sudah mengetahui dan merasakan manfaatnya, transformasi digital akan berjalan lebih efektif.

“Selain memberikan akses, kita juga perlu menginformasikan mengenai manfaat dari transformasi digital. Layanan kesehatan bagi masyarakat terpencil, misalnya, kini bisa dilakukan melalui teleconference,” ujarnya. (MS11)