Promosikan Produk, Bukalapak Iplementasikan Prinsip WEPs

Promosikan Produk, Bukalapak Iplementasikan Prinsip WEPs

mediasumutku.com|MEDAN- Memperingati Hari Kartini, Bukalapak menggelar rangkaian program dan inisiatif untuk semakin memajukan kapabilitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) perempuan di Indonesia agar semakin dapat bersaing di pasar digital yang semakin kompetitif.

Hal ini juga merupakan komitmen Bukalapak untuk terus memberdayakan para pelaku usaha tanah air yang menjadi tulang punggung perekonomian bangsa.

Bekerjasama dengan UN Women Indonesia, Bukalapak menggelar bincang online inspirasional sebagai bagian dari program Rabu Lokal yang bertajuk “Strategi Bukalapak Dukung Kartini-nya Produk Lokal” di akun Instagram Bukalapak secara live dengan mengundang para pelaku usaha perempuan serta perwakilan dari UN Women Indonesia, di mana Bukalapak menjadi bagian dari komunitas Women’s Empowerment Principles (WEPs).

Melalui kesempatan ini, Bukalapak mengimplementasikan prinsip WEPs, salah satunya dengan mendukung perjalanan wirausaha wanita dalam mempromosikan produk dan jasa lokal yang mereka jual.

WEPs sendiri merupakan sekumpulan prinsip panduan untuk perusahaan tentang cara mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan wanita di tempat kerja, marketplace, dan komunitas perusahaannya.

Didirikan oleh UN Global Compact dan UN Women, WEPs dibuat atas standar ketenagakerjaan dan hak asasi manusia internasional dan didasarkan pada pengakuan bahwa perusahaan juga harus bertanggung jawab atas kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di dalam perusahaannya.

Siti Sufintri Rahayu, VP of Corporate Affairs Bukalapak menyatakan, komitmen Bukalapak untuk memberdayakan para perempuan di seluruh ekosistemnya, termasuk manajemen, karyawan, serta Pelapak dan Mitra Bukalapak yang bertujuan untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Sebagai e-commerce yang tumbuh di dalam negeri, Bukalapak akan senantiasa menghadirkan dan mengembangkan platform teknologi yang aman dan nyaman demi mendorong potensi yang dimiliki oleh para pelaku usaha kecil dan menengah, termasuk tentunya para UMKM perempuan, sehingga mereka dapat berkontribusi meningkatkan inklusi ekonomi dengan juga memberdayakan lingkungan sekitarnya,” ujarnya, Rabu (21/4/2021).

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menyatakan, lebih dari 50 persen UMKM dimiliki perempuan. Oleh karena itu, pemilik usaha perempuan perlu terus diberdayakan untuk meningkatkan potensinya. Demi meningkatkan potensi dan memperkuat ketahanan UMKM Indonesia, Bukalapak juga secara rutin mengadakan sesi edukasi bagi para pelaku usaha perempuan, yakni Webinar Srikandi Komunitas Bukalapak.

Bertepatan dengan Hari Kartini hari ini, webinar Srikandi Komunitas Bukalapak bekerjasama dengan Bank Commonwealth mengambil judul “Taktik Marketing Bikin Produk Lokal Dicintai Banyak Pembeli”. Dengan adanya sesi ini, Bukalapak ingin membuka potensi para pelapak dan wirausaha perempuan di seluruh Indonesia dalam mengembangkan lapaknya.

Webinar ini menghadirkan Uma Hapsari selaku Founder dan CEO @amazara.id dan Arresto Ario, Head of Communication Strategy Commonwealth Bank. Inisiatif kolaboratif ini juga merupakan bagian dari program WISE (Womenpreneur Indonesia for Sustainability and Empowerment) yang dicanangkan oleh Bank Commonwealth dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan dan pemberdayaan di bidang bisnis di kalangan pelaku usaha perempuan.(MS11)