Lion Air Group Gelar Kegiatan Gerakan 18.000 Masker

Lion Air Group Gelar Kegiatan Gerakan 18.000 Masker

mediasumutku.com| MEDAN-Menyemarakkan bulan Ramadhan 1442 Hijriah sekaligus menyambut hari kesehatan sedunia pada 7 April, hari jadi kota Bima pada 10 Apri, hari ulang tahun Wings Air dan hari Kartini pada 21 April dan hari Permasyarakatan-Pengabdian pada 27 April, Lion Air Group menggelar gerakan 18.000 masker di Desa Tente, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (24/4/2021).

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan, gerakan 18.000 Masker kali ini, pihaknya menggandeng Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Surabaya yang menjadi salah satu contoh kegiatan (pilot project) yang menyediakan ruang bagi kalangan akademisi untuk terlibat secara mendalam di kegiatan sosial seperti, kampanye kesehatan, tanggap untuk membantu dampak bencana, kunjungan ke yayasan dan membantu kepada sesama yang lebih membutuhkan.

“Sangat penting bagi pelaku di industri penerbangan dan pendidikan semakin mengenal dan berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda,” katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Rifa’i mengungkapkan, pihaknya atas nama pemerintah daerah setempat mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang dijalankan oleh UPH Kampus Surabaya dan Lion Air Group.

“Program sosial seperti ini akan memberikan manfaat antara lain mempereratkan rasa persaudaraan antarsesama, terciptanya kerukunan sosial, terjalinnya hubungan baik antarpihak satu dengan lainnya, saling bertukar pikiran dan saling memahami serta mewujudkan gotong royong sebagai budaya yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bima sangat apresiasi tindakan kepedulian untuk masyarakat di Bima dari Lion Air Group dan UPH Kampus Surabaya “Gerakan 18.000 Masker untuk Desa Tente”.

“Kampanye kesehatan di tengah masa waspada pandemik ini sangat penting, menggunakan masker adalah hal yang wajib terutama ketika bepergian keluar rumah. Perlu mengenakan, karena esensial guna mampu menangkal virus ataupun bakteri yang akan masuk ke mulut atau hidung. Masker dikenal sebagai salah satu alat pelindung diri yang dirancang untuk memberikan perlindungan kepada pemakainya,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Woha, dr. Dewi Puspaningsih menyatakan, pihaknya selaku tenaga kesehatan menyambut baik inisiasi “Gerakan 18.000 Masker untuk Desa Tente” di momen Hari Kesehatan Sedunia tahun ini.

“Pencegahan dapat dilakukan selalu menggunakan masker ketika bepergian dan berada di dalam ruangan. Setelah bepergian bersihkan diri untuk menghilangkan virus yang menempel pada tubuh dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penularan virus Covid-19,”ujarnya.

Kampanye di Bima oleh Lion Air Group dan UPH Kampus Surabaya menegaskan, penerapan protokol kesehatan yang wajib dan tetap dilakukan disiplin 3M dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, meliputi, menggunakan masker dengan menutupi hidung rapat sampai dagu, mencuci tangan pakai sabun pada air yang mengalir minimal 20 detik, menjaga jarak minimal dengan orang sekitar (MS11)