IMM Asahan Apresiasi Penutupan Permainan Tembak Ikan

IMM Asahan Apresiasi Penutupan Permainan Tembak Ikan

ASAHAN–Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Asahan-Tanjungbalai mengapresiasi penutupan seluruh tempat permainan adu ketangkasan atau tembak ikan di Kabupaten Asahan.

“PC IMM Asahan Tanjungbalai sangat mengapresiasi komitmen Polda Sumut dan Polres Asahan dimana sampai hari ini seluruh permainan ketangkasan tembak ikan berhenti beroperasi,” kata Ketua Umum PC IMM Asahan-Tanjung Balai, Yogi Ginting kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Sebelumnya, IMM Asahan pernah melakukan kajian melalui forum group diskusi pada bulan Mei lalu terkait aktivitas perjudian di Asahan termasuk game zone. IMM Asahan mengundang aparat penegak hukum, akademisi dan tanpa dihadiri perwakilan pemerintah daerah.

Kemudian, IMM juga telah melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bupati, Kantor DPRD dan Kantor MUI Asahan pada tanggal 21 bulan Juni 2021 dan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Asahan pada 20 Juli 2021 lalu. Aksi itu dilakukan untuk meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menutup tempat-tempat judi berkedok game adu ketangkasan.

“Karena selain merugikan masyarakat game zone ini yang juga bertentangan dengan visi misi Religus yang digaungkan Bupati Asahan. Hari ini kita sangat berterima kasih kepada bapak Kapoldasu dan Kapolres Asahan dengan kerja gesitnya dalam memberantas dan telah menutup semua tempat judi tembak ikan yang sangat meresahkan masyarakat,” tambah mahasiswa pasca sarjana tersebut.

Yogi berharap, keberanian dan komitmen kepolisian dalam memerangi perjudian tembak ikan di Asahan dapat terus dilakukan, mengingat begitu memprihatinkannya kondisi masyarakat sekarang. Dengan pandemi covid 19 yang belum usai, dan telah menghancurkan perekonomian masyarakat, kini masyarakat harus dihadapkan dengan perjudian tembak ikan yang semakin menyusahkan masyarakat.

“Kami yakin dan percaya dengan telah ditutupnya semua tempat perjudian tembak ikan di asahan, Polres Asahan telah menyelamatkan ratusan bahkan ribuan keluarga dari kehancuran yang diakibatkan perjudian. terima kasih bapak kapolres, bravo,” tutup Yogi. (MS10)