35 Pabrik Otomotif Indonesia Siap Produksi Motor Listrik, Targetkan 2 Juta Unit

Otomatif311 Dilihat

Cakra Berita – Kementerian Perindustrian menargetkan kapasitas produksi dua juta sepeda motor listrik pada 2023. Saat ini, ada 35 produsen otomotif Indonesia yang siap memproduksi sepeda motor listrik.

“Kami terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait industri kendaraan” kendaraan listrik, baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Khusus untuk kendaraan roda dua, ada target dari Presiden dalam waktu sesingkat-singkatnya bisa memproduksi dua juta unit,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat Focus Group Discussion (FGD) Side Event B20 – Ready to eMove in Jakarta, Selasa (4/10).

Ia mengatakan, kapasitas produksi motor listrik di Indonesia saat ini baru mencapai satu juta unit per tahun. Kapasitas tersebut ditargetkan meningkat menjadi dua juta unit pada tahun depan.

Motor listrik untuk kendaraan dinas

Agus mengatakan, Kementerian Perindustrian telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 6 Tahun 2022 tentang Spesifikasi, Roadmap Pengembangan, dan Ketentuan Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.Kendaraan Listrik Baterai). Dalam peraturan tersebut, setiap kendaraan listrik yang dapat menjadi mobil dinas wajib memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Dengan demikian, kendaraan listrik yang telah memenuhi batas minimal TKDN sesuai Perpres 55 Tahun 2019 dapat memenuhi permintaan kendaraan dinas dan operasional pemerintah sesuai Inpres Nomor 7 Tahun 2022,” kata Agus.

Agus juga mengungkapkan, dalam upaya mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di tanah air, Kementerian Perindustrian sedang menyiapkan satu standar baterai yang sama, sehingga penggunaan Stasiun pengisian dan tukar baterai akan lebih mudah.

“Mengenai hal ini, Kemenperin sedang melakukan pembicaraan dengan produsen sepeda motor dan produsen aki agar ada keseragaman aki, sehingga aki yang digunakan dari Aceh sampai Papua semua sama. Proses ini sedang berlangsung,” kata Agus.

Menurut data Canalys, perusahaan riset teknologi asal Singapura, selama semester I 2022 ada sekitar 4,2 juta unit kendaraan listrik.kendaraan elektrik/EV) terjual di seluruh dunia. Angka penjualan ini naik 63% dibandingkan semester pertama tahun lalu.

Penjualan kendaraan listrik yang tercantum di sini termasuk kendaraan listrik berbasis baterai (kendaraan listrik baterai/BEV) dan kendaraan listrik hibrida (kendaraan listrik hibrida plug-in/PHEV). Sementara itu, pada semester pertama 2022, China menjadi negara asal pembeli kendaraan listrik terbanyak, yakni sekitar 2,4 juta unit. Jumlah ini mencapai 57% dari total penjualan kendaraan listrik global pada periode tersebut.

Sementara itu, pada semester pertama 2022, China menjadi negara asal pembeli kendaraan listrik terbanyak, yakni sekitar 2,4 juta unit. Jumlah ini mencapai 57% dari total penjualan kendaraan listrik global pada periode tersebut.

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *